LEBAK – Dinas Kesehatan Provinsi Banten menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat adat Baduy sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan. Dinkes bekerja sama dengan tim medis dan relawan kesehatan dalam kegiatan skrining TB, pemeriksaan kesehatan, serta pengobatan gratis di Terminal Ciboleger, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Jumat (17/4/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Prmaudjihastuti, mengatakan kegiatan skrining TB dan pengobatan gratis ini merupakan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
“Kami melaksanakan cek kesehatan gratis, skrining TB (Tuberkulosis), serta pengobatan bagi warga yang sakit, khususnya masyarakat Baduy luar maupun Baduy dalam,” kata Ati.
Ia menjelaskan, Dinkes Banten menggandeng berbagai pihak, seperti organisasi profesi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta perhimpunan dokter spesialis untuk mendukung kegiatan tersebut.
“Kami membawa berbagai dokter spesialis, serta melengkapi kegiatan ini dengan sarana dan prasarana kesehatan, seperti USG, rontgen, laboratorium, EKG (elektrokardiogram), dan alat kesehatan lainnya,” ujarnya.
Ati menegaskan, layanan kesehatan ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan bagi masyarakat Baduy.
“Kami akan menjadwalkan kegiatan ini secara rutin dan melibatkan relawan yang berada di wilayah Baduy,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kanekes, Oom, mengapresiasi pelaksanaan pengobatan gratis tersebut. Ia menyebut warga Baduy sangat antusias mengikuti kegiatan itu.
“Warga Baduy sangat antusias. Hampir semua datang untuk melakukan cek kesehatan,” ucapnya.
Ia menambahkan, layanan pengobatan gratis ini berlangsung di tiga titik, yakni Ciboleger, Binong, dan Cijahe, guna menjangkau lebih banyak warga.
“Saya sangat berterima kasih. Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar warga Baduy dapat rutin mendapatkan layanan kesehatan gratis,” katanya. (ADV)